Detektif Conan (名探偵コナン, Meitantei Konan?) adalah sebuah serial manga detektif yang ditulis dan digambar oleh Gōshō Aoyama. Sejak tahun 1994 cerita ini dipublikasikan pada majalah Mingguan Shōnen Sunday yang terbit di Jepang. Serial ini menceritakan tentang Shinichi Kudo, seorang detektif sekolah menengah atas, yang tubuhnya mengecil akibat sebuah racun.

Detektif Conan telah diterbitkan secara terus menerus di majalah antologi manga Mingguan Shōnen Sunday sejak tahun 1994 dan telah dikumpulkan dalam 73 volume tankōbon sampai dengan September 2011. Dalam versi bahasa Indonesia, Detektif Conan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo yang telah menerbitkan hingga volume 65 sampai dengan Januari 2012.[1]

Cerita ini kemudian diadaptasi dalam serial animasi TV yang diproduksi oleh TMS Entertainment dan Yomiuri Telecasting Corporation Jepang, dan masih ditayangkan hingga saat ini. Selain serial TV, cerita tentang tokoh detektif ini juga diterbitkan dalam bentuk animasi video asli (OVA), drama TV, spesial TV, film tuturan, permainan video, dan berbagai bentuk barang yang berkaitan dengan tokoh Detektif Conan.

Viz Media melisensikan serial manga ini untuk publikasi berbahasa Inggris di Amerika Utara, sedangkan Funimation Entertainment melisensikan serial anime ini untuk daerah penyiaran di Amerika Utara.[2] Kedua adaptasi bahasa Inggris tersebut menggunakan judul Case Closed dan nama karakter di dalamnya diganti untuk menghindari masalah hak cipta terhadap nama Detektif Conan.

Pada tahun 2001, manga Detektif Conan memenangkan Penghargaan Manga Shogakukan ke-46 untuk kategori shōnen.[91] Lebih dari 120 juta kopi dari volume tankōbon telah terjual.[92] Dalam sebuah survei untuk manga dengan penjualan terbanyak di Jepang pada tahun 2008, Detektif Conan volume 61, 62, dan 63 secara berurutan menempati peringkat ke-25, 28 dan 45; dan secara keseluruhan telah terjual 160 volume.[93][94] Dalam sebuah survei pada semester pertama tahun 2009, volume 64 menempati peringkat ke-16 dan pada semester pertama tahun 2010, volume 67 menempati peringkat 18.[95][96]

Peninjau dari Mania.com, Eduardo M. Chavez, memuji gaya seni Gōshō Aoyama dan bagaimana caranya gaya tersebut cocok untuk sebuah serial misteri.[97] Dia juga mengomentari drama, ketegangan, perbuatan dan humor yang mampu memikat pembaca dari segala usia dan dia juga memuji plot, humor, dan dramanya.[97] Dia mengkritik dan juga kecewa atas perubahan nama karakter Detektif Conan oleh Viz Media pada versi bahasa Inggris.[97] A.E. Sparrow dari IGN memuji kasus dan menyatakan plot dari seri ini berada di antara Scooby-Doo dan Sherlock Holmes.[98] Leroy Douresseaux dari Comicbin.com menyebutkan ceritanya menarik meskipun skema kejahatan yang kurang masuk akal digunakan untuk melakukan pembunuhan.[99] Mangalife.com juga memuji misteri dan gaya seni seri ini, dan mengomentari bagaimana cara karakter tersebut tajam dan ekspresif.[100][101]

Sebuah survei nasional yang dipandu oleh TV Asahi menyatakan popularitas seri ini berada pada peringkat 6 besar, ke-8 pada survei daring, pada 2005 dan 23 pada tahun 2006.[102][103][104] Pada kompetisi tahunan Tokyo Anime Awards ke-5, film ke-9 dari seri ini memenangkan kategori Film Tuturan.[105] Rilis cakram Blu-ray dari film ke-13 dianugerahi Penghargaan Interaktivitas Terbaik oleh Digital Entertainment Group Japan.[106]

Karena popularitas yang tinggi, beberapa lembaga pemerintah Jepang telah menggunakan seri ini untuk mempromosikan kebijakan-kebijakan pemerintah seperti untuk memperkenalkan Konferensi Tingkat Tinggi G8 ke-34 dan digunakan untuk mempromosikan memerangi kejahatan umum.[107][108] Patung Shinichi Kudo, Conan Edogawa, dan Ran Mouri dapat ditemukan di Hokuei, Prefektur Tottori, Jepang, kota kelahiran Gōshō Aoyama, pengarang Detektif Conan

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Detektif_Conan